DUA PABRIK LPG BARU SIAP BEROPERASI, PEMERINTAH GENJOT PRODUKSI DALAM NEGERI

Jakarta-SKK Migas mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera meresmikan dua pabrik LPG baru pada April 2026 untuk meningkatkan pasokan energi domestik. Pabrik di Cilamaya memiliki kapasitas 163 metrik ton per hari, sementara pabrik di Tuban mampu memproduksi 30 ton per hari, sehingga total tambahan produksi mencapai sekitar 200 ton per hari.

Menurut Djoko Siswanto, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan impor. Ke depan, pemerintah juga menyiapkan proyek LPG plant lain seperti di Jambi Merang dengan kapasitas 320 ton per hari, serta proyek di Senoro dan Jawa Timur yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2027.

Meski demikian, kebutuhan LPG nasional terus meningkat dari 25 ribu ton per hari pada 2025 menjadi 26 ribu ton per hari di awal 2026. Karena produksi dalam negeri masih terbatas, Indonesia masih mengandalkan impor—terutama dari Amerika Serikat—sehingga pengembangan infrastruktur LPG menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan energi nasional.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours