RUPIAH STAGNAN DI PEMBUKAAN, DOLAR AS BERTAHAN DI LEVEL RP17.185

Jakarta — Nilai tukar rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa, 28 April 2026. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah tidak bergerak dari posisi penutupan sebelumnya, yakni berada di level Rp17.185 per dolar AS. Kondisi ini terjadi setelah pada perdagangan Senin, 27 April 2026, rupiah ditutup menguat tipis 0,03 persen ke level yang sama.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB tercatat sedikit menguat ke posisi 98,533. Pergerakan rupiah pada hari ini masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama arah pergerakan dolar AS serta perkembangan konflik di Timur Tengah.

Di pasar global, dolar AS sebelumnya sempat melemah terhadap euro pada perdagangan Senin. Pelaku pasar mencermati kebuntuan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran, di tengah padatnya agenda bank sentral utama dunia. Pakistan yang berperan sebagai mediator kembali mendorong pembicaraan damai setelah negosiasi tatap muka pekan lalu gagal, sementara Iran mengajukan proposal penundaan pembahasan program nuklir hingga konflik lebih luas dan isu pengiriman di Selat Hormuz diselesaikan. Kondisi ini membuat pasar tetap berhati-hati, di mana potensi peningkatan permintaan dolar AS sebagai aset aman dapat menekan rupiah, namun jika kekhawatiran mereda dan dolar melemah, rupiah masih berpeluang menguat.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours