AS BUKA OPSI NEGARA ARAB BIAYAI PERANG IRAN

Jakarta – Gedung Putih memberikan sinyal bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan meminta negara-negara Arab menanggung biaya perang Amerika Serikat melawan Iran yang nilainya diperkirakan mencapai puluhan miliar dolar. Sinyal tersebut disampaikan menyusul pertanyaan media mengenai kemungkinan skema pendanaan seperti yang pernah terjadi pada Perang Teluk 1990.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt kepada wartawan pada Senin (30/03/2026). Ia menegaskan bahwa langkah yang diambil pemerintah saat ini merupakan bagian dari strategi jangka pendek untuk tujuan jangka panjang, termasuk meredam ancaman Iran terhadap Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan.

“Pesan keseluruhannya, seperti yang kami nyatakan berulang kali: Ini adalah tindakan jangka pendek dan fluktuasi harga jangka pendek untuk manfaat jangka panjang guna mengakhiri ancaman yang ditimbulkan Iran terhadap Amerika Serikat, pasukan kami, dan sekutu kami di kawasan,” tutur Leavitt.

Sementara itu, pihak Iran berargumen bahwa mereka diserang terlebih dahulu di tengah pembicaraan diplomatik yang sedang berlangsung. Iran menegaskan bahwa mereka sebelumnya tidak memberikan ancaman bagi Amerika Serikat maupun kawasan tersebut.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours