Jakarta, – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan menambah kuota penyaluran LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan agar pasokan tetap aman dan masyarakat tidak mengalami kelangkaan pada periode puncak permintaan tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penambahan kuota ini tidak akan memberi tekanan tambahan pada anggaran negara. Ia menjelaskan bahwa turunnya harga LPG global memberikan ruang fiskal yang cukup luas, sehingga peningkatan volume penyaluran tetap berada dalam batas anggaran subsidi 2025.

“Kalau kita penuhi pun tidak akan melebihi anggaran tahun 2025, jadi saya mendukung usulan Kementerian ESDM,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan.

Lebih lanjut, Purbaya memastikan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk kebutuhan tahun 2025. Ia juga menyebutkan bahwa proyeksi kebutuhan dan skema subsidi untuk tahun 2026 masih sesuai dengan asumsi yang ditetapkan dalam APBN 2026. Dengan demikian, pemerintah optimistis pasokan LPG subsidi akan tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas anggaran negara.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours