JAKARTA – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) membantah isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang beredar di media sosial menjelang Lebaran tahun ini. Kabar tersebut menyebutkan bahwa perusahaan telah memberhentikan secara mendadak antara 800 hingga 1.000 pekerja tanpa pesangon. Namun, pihak Mayora menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar.
Sebaliknya, Mayora melaporkan peningkatan penjualan yang signifikan, dengan laba bersih mencapai Rp1,7 triliun pada semester I-2024, meningkat 41,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan penjualan bersih sebesar Rp16,2 triliun pada semester I-2024. Dengan kinerja keuangan yang positif ini, perusahaan menegaskan tidak ada alasan untuk melakukan PHK massal.
+ There are no comments
Add yours