KOORDINASI FISKAL-MONETER DIPERKUAT, PEMERINTAH DAN BI JAGA STABILITAS RUPIAH

Jakarta-Pemerintah dan Bank Indonesia sepakat memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong penguatan nilai tukar rupiah yang melemah hingga Rp18.096 per dolar AS pada penutupan perdagangan 5 Juni 2026. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat koordinasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, yang melibatkan pimpinan DPR, Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, dan Bank Indonesia.

Salah satu langkah yang disepakati adalah pengelolaan likuiditas pasar uang dan sektor perbankan secara lebih terintegrasi. Bank Indonesia tetap mengelola kas pemerintah, namun akan memberikan imbal hasil yang lebih optimal sehingga kebijakan moneter dan fiskal dapat berjalan seiring dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan pasar keuangan.

Bank Indonesia menegaskan koordinasi yang selama ini telah berjalan baik akan terus diperkuat secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan bank sentral diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours