KRISIS ENERGI GLOBAL MEMANAS, NEGARA ASEAN MULAI BATASI BBM HINGGA TERAPKAN WFH

Jakarta – Krisis energi global kian terasa dampaknya di kawasan Asia Tenggara seiring memanasnya konflik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan minyak dunia. Penutupan sebagian Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak membuat harga minyak melonjak hingga menembus US$100 per barel, memicu kenaikan harga bahan bakar dan kekhawatiran kelangkaan di berbagai negara.

Sejumlah negara ASEAN mulai mengambil langkah antisipatif. Malaysia memangkas kuota BBM bersubsidi, Filipina menetapkan status darurat energi nasional, sementara Vietnam dan Myanmar mendorong kebijakan kerja dari rumah serta membatasi pembelian bahan bakar. Berbagai kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan, menekan konsumsi, serta menghindari dampak lebih luas terhadap perekonomian.

Di Indonesia, pemerintah bergerak cepat dengan mencari sumber impor minyak alternatif dan memaksimalkan energi domestik guna menjaga ketahanan energi. Meski tekanan global meningkat, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tetap aman.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours