Jakarta – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (5/3/2026). Berdasarkan data Refinitiv, rupiah terapresiasi 0,24% ke level Rp16.840 per dolar AS, setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya melemah ke posisi Rp16.880 per dolar AS.
Penguatan rupiah terjadi seiring pelemahan indeks dolar AS yang turun 0,09% ke level 98,693. Dolar mulai tertahan setelah reli sebelumnya, dipengaruhi sentimen pasar yang menilai konflik di Timur Tengah tidak akan berlangsung selama yang dikhawatirkan.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar keuangan untuk meredam dampak ketidakpastian global.

+ There are no comments
Add yours