JAKARTA, 22 Juli 2025 – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada Selasa (22/7/2025). Berdasarkan data Refinitiv, rupiah berada di posisi Rp 16.280/US$, naik 0,15% dibandingkan penutupan sebelumnya. Penguatan ini terjadi di tengah pelemahan dolar AS dalam dua hari perdagangan terakhir, meskipun indeks dolar (DXY) pada pukul 09.00 WIB tercatat menguat 0,07% ke level 97,92. Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk rilis data uang beredar periode Juni 2025 dari Bank Indonesia (BI). Data uang beredar Mei 2025 menunjukkan pertumbuhan yang melambat menjadi 4,9% (yoy), dibandingkan 5,2% (yoy) pada bulan sebelumnya. Perlambatan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan kredit yang melambat dan kinerja tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat. Jika tren perlambatan berlanjut pada data Juni 2025, hal ini dapat mengindikasikan penurunan permintaan domestik dan berpotensi mengurangi daya tarik aset berdenominasi rupiah di mata investor. Oleh karena itu, perlu dipantau perkembangan data uang beredar untuk melihat dampaknya terhadap nilai tukar rupiah di masa mendatang.
+ There are no comments
Add yours