Jakarta – Harga emas dunia diproyeksikan semakin menguat seiring meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah memanasnya perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Laporan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur sejak pecahnya konflik pada Sabtu, 28 Februari 2026, terus bertambah dan memicu kekhawatiran global serta ketidakpastian di pasar keuangan.
Situasi tersebut tercermin pada lonjakan harga emas. Pada Senin, 2 Maret 2026 pukul 06.28 WIB, harga emas dunia naik 1,4 persen ke level US$ 5.360,49 per troy ons. Ini menjadi kali pertama emas kembali menyentuh level US$ 5.300 sejak Desember 2025.
Berdasarkan data Refinitiv, harga emas global ditutup di level US$ 5.277,29 atau menguat 1,74 persen pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026. Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir sejak 30 Januari 2026. Secara mingguan, harga emas global tercatat menguat 3,41 persen.

+ There are no comments
Add yours