Jakarta – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kesiapan berbagai pelayanan dasar untuk mendukung perpindahan aparatur sipil negara (ASN) beserta keluarga ke kawasan IKN. Percepatan dilakukan pada sejumlah sektor penting agar proses relokasi berjalan lancar dan para pegawai dapat tinggal serta bekerja dengan nyaman di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Pelayanan dasar ini ditegaskan sebagai hak konstitusional yang wajib dipenuhi negara.
Pemenuhan layanan mencakup kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, serta fasilitas peribadatan. Di sektor kesehatan, telah tersedia empat rumah sakit di KIPP dengan tiga di antaranya sudah beroperasi, yakni RS Hermina Nusantara, RS Mayapada Nusantara, dan RSUP Kemenkes Nusantara, dengan kapasitas dua hingga tiga tempat tidur per 1.000 penduduk, melampaui standar nasional. Upaya preventif juga dilakukan melalui pengendalian penyakit, penaburan ikan pemakan jentik nyamuk, edukasi kesehatan, serta program Cek Kesehatan Gratis dua kali setahun yang menemukan lebih dari 30 persen pegawai di bawah 30 tahun mengalami hiperglikemia disertai kolesterol dan tekanan darah tinggi. Di bidang pendidikan, sekolah terpadu dari PAUD hingga SMA akan beroperasi pada tahun ajaran baru, disertai kehadiran Sekolah Taruna Nusantara, Sekolah Garuda, sekolah terpadu Kementerian Agama, empat sekolah internasional, serta pendampingan mutu bagi 43 sekolah yang sudah ada.
“Ketersediaan tempat tidur di IKN sudah mencapai dua hingga tiga tempat tidur per 1.000 penduduk, melampaui standar nasional minimal satu tempat tidur per 1.000 penduduk,” jelas Suwito.
Sementara itu, layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan telah dapat diakses di wilayah KIPP, sedangkan fasilitas ibadah dipersiapkan melalui operasional Masjid Negara IKN pada Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, ditambah koordinasi pelayanan di 12 masjid, 37 musala, serta fasilitas ibadah umat Kristiani. Otorita IKN optimistis kelengkapan pelayanan tersebut mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan ketenangan bagi ASN yang akan menempati pusat pemerintahan baru Indonesia.

+ There are no comments
Add yours