Rupiah Menguat, Berhasil Menjauh dari Ambang Rp17.000/US$

Jakarta – Rupiah mulai memasuki tren penguatan terhadap dolar AS setelah sempat tertekan hingga nyaris menyentuh level psikologis Rp17.000/US$. Pada Senin (26/1/2026), rupiah ditutup di Rp16.770/US$, menguat 0,24% dan telah menguat sekitar 1,27% sejak 20 Januari 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi rupiah akan menguat dalam dua minggu ke depan, didorong oleh keyakinan atas kembalinya aliran dana asing ke aset domestik. Purbaya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 akan mencapai 5,45% dan bisa menjadi basis kuat untuk mencapai 6% pada tahun ini.

Pada Selasa (27/1/2026), rupiah dibuka menguat di level Rp16.760/US$, menunjukkan tekanan yang sempat ekstrem di pertengahan Januari mulai mereda. Rangkaian penguatan ini membuka ruang bagi rupiah untuk melanjutkan fase pemulihan terhadap dolar AS seiring meningkatnya optimisme terhadap masuknya kembali aliran modal ke aset domestik.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours