Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan strategi untuk menjaga penerimaan negara dari sektor mineral dan batu bara (minerba) tetap stabil, terutama di tengah rencana kebijakan pemangkasan produksi batu bara dan nikel pada 2026. Dirjen Minerba Tri Winarno menyampaikan bahwa optimalisasi PNBP dilakukan melalui penguatan sistem digital dan pengawasan transaksi.
Pemerintah juga berharap adanya kenaikan harga yang berpotensi mengerek PNBP, meskipun volume produksi diturunkan. Selain itu, verifikasi ulang data pembayaran perusahaan melalui aplikasi e-PNBP akan dilakukan untuk memastikan kewajiban keuangan dipenuhi secara optimal.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan kebijakan pemangkasan target produksi batu bara tidak akan berdampak negatif terhadap penerimaan negara. Penyesuaian produksi berpotensi menjaga stabilitas PNBP melalui perbaikan harga komoditas. Pemerintah menargetkan PNBP di sektor ESDM sebesar Rp 134 triliun

+ There are no comments
Add yours