Jakarta – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menyampaikan kritik keras kepada sejumlah kepala daerah yang dinilai lambat merespons bencana banjir dan longsor di wilayahnya. Ia menyoroti kurangnya kehadiran para pemimpin daerah di lapangan, padahal masyarakat sedang mengalami kondisi darurat dan membutuhkan bantuan cepat.

Menurutnya, keterlambatan itu justru menghambat penanganan dan koordinasi antarinstansi.Saat meninjau lokasi terdampak banjir di Aceh Timur, Mualem meminta agar para wali kota, bupati, hingga perangkat pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa lebih proaktif. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya mengandalkan alasan atau saling lempar tanggung jawab. Pemimpin daerah, kata Mualem, harus hadir langsung, memantau kondisi masyarakat, serta memastikan distribusi logistik dan layanan kesehatan berjalan merata.

Pemerintah Aceh kini memprioritaskan pengiriman kebutuhan pokok dan bantuan kesehatan ke sejumlah titik pengungsian yang masih mengalami kesulitan akses. Mualem menyebutkan bahwa beberapa lokasi terdampak mengalami kerusakan cukup parah, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Ia berharap seluruh pihak bergerak cepat, bahu-membahu, dan menunjukkan kepedulian nyata untuk keselamatan warga.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours