Jakarta — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa Shell Plc berencana kembali berinvestasi di sektor hulu migas Indonesia pada 2026. Perusahaan minyak dan gas global itu telah mengajukan proposal resmi yang menargetkan lima blok migas potensial di dalam negeri sebagai sasaran investasi baru.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan proposal tersebut saat ini berada dalam tahap akhir evaluasi. Sebelum mendapatkan persetujuan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dokumen tersebut harus melalui penilaian Ditjen Migas dan konsultasi dengan SKK Migas guna memastikan kesiapan teknis maupun strategis dari rencana investasi Shell.Yuliot mengungkapkan lima wilayah kerja migas yang diminati Shell terdiri atas dua blok lepas pantai dan tiga blok darat.

Meski belum mengumumkan nama-nama blok tersebut, pemerintah menilai minat Shell sebagai sinyal positif bagi iklim investasi migas nasional dan diharapkan dapat memperkuat produksi energi Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours