JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan keberhasilan Indonesia dalam membangun ekosistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dikembangkan Bank Indonesia. Dalam dua forum internasional berbeda, keduanya sama-sama memamerkan pesatnya adopsi dan efektivitas QRIS sebagai sistem pembayaran nasional. Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya di Bloomberg New Economy Forum di Singapura, sementara Gibran mengangkat tema yang sama dalam KTT G20 Afrika Selatan. Jokowi menekankan bagaimana QRIS menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, yang turut melahirkan banyak startup besar berkat dukungan ekosistem finansial yang inklusif. Ia mencontohkan bahwa pedagang kecil di desa kini bisa memakai sistem pembayaran yang sama dengan korporasi besar di kota-kota besar.

Pernyataan serupa disampaikan Gibran yang menekankan bahwa QRIS bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga alat penting untuk memperluas inklusi keuangan. Ia menyampaikan bahwa QRIS adalah bukti bagaimana solusi digital sederhana dan berbiaya rendah mampu mengurangi ketimpangan dan meningkatkan partisipasi ekonomi masyarakat. Sejalan dengan itu, popularitas QRIS terus meningkat di dalam negeri. Menurut Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, jumlah pengguna QRIS telah mencapai sekitar 56 juta, jauh melampaui pengguna kartu kredit yang hanya sekitar 17 juta. Pertumbuhan ini membuat QRIS menjadi instrumen pembayaran yang semakin dominan, bahkan mulai menggantikan penggunaan uang tunai secara bertahap.

Bank Indonesia mencatat perkembangan QRIS yang terus meluas, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat internasional. QRIS kini dapat digunakan di lima negara Asia dan akan segera merambah lebih banyak negara seperti Korea Selatan, China, dan Uni Emirat Arab. Deputi Gubernur BI Filianingsih menegaskan bahwa dengan lebih dari 58 juta pengguna, 41 juta merchant, dan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp1,9 kuadriliun, Indonesia telah menjelma menjadi salah satu pasar pembayaran digital terbesar di kawasan. Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transformasi digital adalah kunci keberhasilan QRIS, yang kemudian mendorong kenaikan volume dan nilai transaksi secara signifikan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours