Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terkait video joget-joget sejumlah anggota dewan yang viral di media sosial. Permintaan maaf ini disampaikan setelah video tersebut menuai kritikan dan dianggap tidak pantas oleh sebagian masyarakat.

“Saya tidak ada maksud sama sekali untuk menyakiti siapa pun. Itu [joget-joget] hanya murni untuk mengapresiasi pemain musik yang tampil saat itu,” ujar Uya dalam video yang diunggah di akun Instagram-nya, Kamis (28/8). Ia menjelaskan bahwa aksi joget tersebut terjadi spontan saat sebuah kelompok musik membawakan lagu “Maumere” usai Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2025. Uya menekankan bahwa aksi tersebut semata-mata untuk menghargai para pemain musik.

Namun, Uya mengakui bahwa momen tersebut kemudian “digoreng” di media sosial dan dianggap menyakiti hati rakyat. “Saya sendiri secara pribadi, kalau joget-joget tersebut dianggap menyakiti, saya minta maaf,” tambahnya. Uya juga menyatakan siap menerima segala kritikan dan hujatan yang ditujukan kepadanya, serta berharap agar tidak ada lagi narasi palsu yang beredar. Video sejumlah anggota DPR RI berjoget di sela rangkaian Sidang Tahunan MPR pada Jumat (15/8) lalu memang menjadi sorotan tajam dan dikaitkan dengan isu gaji dan tunjangan anggota dewan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours