Jakarta – Kabar buruk datang dari stok beras pemerintah. Sebanyak 100 ribu ton beras sisa impor yang tersimpan di gudang terancam terbuang percuma atau harus di-disposal karena mengalami penurunan mutu yang signifikan. Akibatnya, beras tersebut dinyatakan tidak lagi layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.Informasi ini terungkap dalam program Squawk Box, pada Rabu, (27/08/2025). Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab penurunan mutu beras impor tersebut, namun diduga faktor penyimpanan yang kurang baik menjadi salah satu penyebabnya.Jika benar 100 ribu ton beras impor ini harus dibuang, tentu akan menjadi kerugian besar bagi negara. Selain itu, hal ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan stok beras pemerintah dan sistem pengawasan mutu beras yang ada. Pemerintah diharapkan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
+ There are no comments
Add yours