Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS setelah pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, di Simposium Jackson Hole pada 22 Agustus 2025. Powell memberi sinyal dovish dengan membuka peluang pemangkasan suku bunga, yang mendorong aliran dana ke aset berisiko termasuk rupiah. Pergerakan ini membuat rupiah pada 25 Agustus berada di Rp16.255 per dolar, naik 0,5%.Para ekonom memproyeksikan rupiah akan tetap stabil dan berpotensi menguat karena pemangkasan suku bunga The Fed diperkirakan akan menurunkan minat investasi di AS, sehingga investor mencari alternatif seperti rupiah. Estimasi nilai tukar rupiah dalam jangka pendek berkisar antara Rp16.100 hingga Rp16.400 per dolar, didukung oleh aliran modal asing yang solid ke pasar obligasi domestik.Ketua The Fed menyebut risiko inflasi dan pelemahan pasar tenaga kerja membuat kebijakan moneter AS bisa disesuaikan. Peluang pemangkasan suku bunga pada September sangat tinggi, sekitar 91%, dengan kemungkinan tiga kali pemangkasan hingga akhir 2025. Kondisi ini mendorong sentimen positif investor global dan membantu stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours