Jakarta – Pimpinan Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, angkat bicara terkait temuan Ombudsman soal beras bau apek yang disimpan Bulog. Rizal memastikan stok beras di gudang Bulog masih bagus dan aman meski sudah lebih dari setahun tersimpan. Ia menduga beras yang rusak itu terjadi saat distribusi, bukan di gudang karena Bulog menyimpan beras dengan baik menggunakan palet agar tak menyentuh lantai.Rizal menjelaskan kalau beras yang disalurkan sebelumnya diperiksa ketat, termasuk pembersihan dan fumigasi agar terbebas dari hama. Ia menambahkan beras apek muncul kemungkinan karena penempatan di ritel tanpa palet dan terkena suhu dingin dari lantai atau AC. Saat ini cadangan beras pemerintah mencapai 3,91 juta ton dengan sekitar 194.100 ton beras yang tersimpan lebih dari satu tahun.Meski beras yang apek masih bisa diolah, aturan Badan Pangan Nasional melarang pengolahan beras apek untuk perdagangan. Hal ini menyulitkan Bulog dalam penyerapan stok lama sehingga stoknya membeku, sementara pasokan di pasar terbatas. DPR pun meminta agar Bulog cepat mengeluarkan stok lama agar perputaran beras sesuai prinsip first in, first out (FIFO).
You May Also Like
EKONOMI RI MELAMBAT, PERLAHAN STIMULUS BELANJA MULAI HILANG
August 29, 2025
KENDARAAN LISTRIK, SOLUSI HEMAT TRILIUNAN RUPIAH UNTUK NEGARA
August 27, 2025
+ There are no comments
Add yours