JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025 mencapai 5,12% secara year on year (yoy). Lima sektor utama penyumbang pertumbuhan ekonomi adalah pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. Pertumbuhan sektor pengolahan mencapai 5,68%, didorong oleh permintaan domestik dan ekspor komoditas seperti CPO, minyak goreng, dan makanan minuman. Sektor pertanian tumbuh 1,65% dan perdagangan 5,37%. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa sektor jasa lainnya mencatatkan pertumbuhan tertinggi. Hal ini dikaitkan dengan peningkatan jumlah wisatawan dan kunjungan ke tempat rekreasi selama periode April hingga Juni 2025, yang mencakup sejumlah libur panjang dan hari besar keagamaan. Sektor jasa perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan (9,31%), didorong oleh peningkatan aktivitas perjalanan wisata dan transportasi. Pertumbuhan sektor perdagangan mencapai 8,52%, dipicu oleh peningkatan jumlah penumpang angkutan rel dan laut serta volume barang yang diangkut melalui berbagai moda transportasi. Secara keseluruhan, data ini menunjukkan kinerja ekonomi Indonesia yang positif pada kuartal II-2025, yang dipengaruhi oleh kombinasi permintaan domestik, ekspor, dan peningkatan aktivitas wisata selama periode libur panjang.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours