JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti praktik peredaran beras oplosan yang diungkap oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Ia menyebut aksi menjual beras medium dengan harga premium itu merupakan bentuk penipuan dan pidana yang merugikan negara hingga Rp100 triliun setiap tahun.Saat meresmikan Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Prabowo mengungkap bahwa kerugian akibat praktik curang tersebut hanya dinikmati oleh segelintir kelompok usaha. Ia menyayangkan perjuangan pemerintah mencari pendapatan negara, justru bocor karena ulah pengusaha nakal.Prabowo menegaskan agar aparat penegak hukum, termasuk Jaksa Agung dan Kapolri, segera menindak pelaku dengan tegas. Ia menyebut tindakan ini adalah kejahatan serius terhadap rakyat dan meminta pengawasan diperketat agar praktik serupa tidak terus merugikan negara.
+ There are no comments
Add yours