Jakarta – IHSG terus menunjukkan kinerja gemilang, berhasil mencatatkan kenaikan selama delapan hari berturut-turut hingga penutupan 17 Juli 2025. Penguatan signifikan sebesar 4,21% ini tak lepas dari sentimen positif dan aksi beli agresif dari investor asing. Data menunjukkan, dalam periode kritis tersebut (10-16 Juli 2025 saja), asing telah menyuntikkan dana segar senilai Rp 25,6 triliun ke dalam pasar modal Indonesia, menjadi motor utama rally indeks.Keputusan investor global untuk menanamkan modalnya ternyata fokus pada sejumlah saham unggulan. PT Astra International Tbk (ASII) memimpin daftar dengan dibeli bersih asing senilai Rp 338,4 miliar. Disusul kemudian oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dengan serapan Rp 292,2 miliar dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sebesar Rp 285,4 miliar. Saham-saham besar seperti BRI (BBRI) dan United Tractors (UNTR) juga masuk dalam jajaran favorit asing, menunjukkan kepercayaan terhadap emiten blue-chip baik BUMN maupun swasta.Selain saham perbankan dan konglomerasi, minat asing juga terlihat pada sektor energi dan infrastruktur. Emiten seperti Petrosea (PTRO) dan Pertamina Geothermal Energy (PGEO) turut menikmati aliran dana segar dari luar negeri. Diversifikasi saham yang dibeli ini mencerminkan keyakinan investor asing terhadap prospek pertumbuhan berbagai sektor ekonomi Indonesia dalam momentum positif pasar saat ini.
+ There are no comments
Add yours