Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/6/2025) pagi bergerak melemah di tengah optimisme pelaku pasar terhadap kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Dari mancanegara, pelaku pasar tengah mencermati negosiasi lanjutan antara AS dan China yang berlangsung di London, Inggris, yang mana pasar menaruh harapan yang begitu besar terhadap pertemuan para pejabat tinggi kedua negara tersebut.
Pembicaraan antara pejabat AS dan China berlanjut pada hari kedua. Howard Lutnick Menteri Perdagangan AS berharap diskusi akan selesai pada Selasa (10/6/2025) malam, namun bisa berlanjut hingga Rabu hari ini apabila diperlukan. Delegasi negosiasi dari AS dijadwalkan kembali ke Washington DC, AS, untuk mendapatkan persetujuan dari Donald Trump Presiden AS terhadap kerangka kerja yang telah dinegosiasikan.
Di sisi lain, pelaku pasar menantikan data inflasi AS periode Mei 2025 yang diperkirakan sebesar 0,2 persen (mtm), atau stabil seperti bulan sebelumnya dan sebesar 2,5 persen (yoy) dari 2,3 persen (yoy) di April 2025. Apabila inflasi tercatat lebih tinggi dari ekspektasi, maka bisa mempersempit ruang bagi bank sentral AS The Fed untuk memangkas suku bunga acuannya.
+ There are no comments
Add yours