JAKARTA-Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), buka suara terkait dengan kabar penjajakan peluang investasi terhadap potensi merger antara PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab Holdings.
Managing Director Investment Danantara Indonesia, Stefanus Ade Hadiwidjaja, Selasa (10/6)”Setiap keputusan investasi dilakukan secara selektif, melalui kajian yang menyeluruh, dengan menerapkan prinsip manajemen risiko yang baik, serta mempertimbangkan potensi imbal hasil yang berkelanjutan bagi negara,” pungkasnya.Sebelumnya, beredar rumor Danantara dengan GoTo untuk mengakuisisi saham minoritas. Langkah menimbulkan kekhawatiran pemerintah terhadap potensi monopoli jika perusahaan teknologi terbesar di Indonesia dikuasai oleh Grab, yang berbasis di Singapura.
Kabar mengenai pembicaraan baru kembali mencuat awal tahun ini. Grab dan GoTo disebut tengah menjajaki berbagai opsi kerja sama, termasuk skenario di mana Grab mengakuisisi GoTo dengan skema tunai, saham, atau kombinasi keduanya
+ There are no comments
Add yours