Indeks saham utama Amerika Serikat ditutup menguat pada Jumat (6/6/2025), didorong laporan ketenagakerjaan yang lebih baik dari perkiraan. Indeks S&P 500 naik 1,02% ke 5.999,66 poin—hanya sedikit di bawah level psikologis 6.000—sementara Nasdaq melonjak 1,18% dan Dow Jones menguat 1,04% ke 42.759,82 poin. Laporan tersebut menunjukkan penambahan 139.000 pekerjaan pada Mei dan tingkat pengangguran tetap di angka 4,2%, mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve belum akan segera memangkas suku bunga.

Kabar mengenai pembicaraan lanjutan antara Amerika Serikat dan China juga mendorong sentimen pasar. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa tiga pejabat kabinet akan bertemu dengan delegasi China di London pada 9 Juni untuk melanjutkan negosiasi dagang. Sebelumnya, Trump dan Presiden Xi Jinping sempat berbicara langsung, meski sejumlah isu utama tetap belum terselesaikan. Para analis menilai pasar sangat responsif terhadap sinyal kemajuan kesepakatan perdagangan, meskipun hasil akhirnya masih penuh ketidakpastian.

Selain isu ketenagakerjaan dan perdagangan, investor juga mencermati perdebatan seputar pemotongan pajak dan RUU belanja di Senat AS yang berpotensi memicu lonjakan utang nasional. Konflik internal antara Presiden Trump dan CEO Tesla Elon Musk soal undang-undang fiskal turut menjadi sorotan karena dinilai dapat memengaruhi stabilitas kebijakan ekonomi. Di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi, S&P 500 tercatat telah menguat lebih dari 20% sejak posisi terendahnya pada April, menandakan optimisme pasar yang tetap tinggi.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours