JAKARTA – Indonesia – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo buka-bukaan mengenai revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk tahun 2024-2033. Di mana saat ini, RUPTL tersebut masih digodok antar pihaknya dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Indonesia berencana menambah kapasitas listrik sebesar 68 Giga Watt (GW) dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2033, dengan 67% di antaranya berasal dari pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Rencana jangka panjang hingga 2040 mencakup penambahan kapasitas listrik sebesar 100 GW, dengan 75 GW berasal dari EBT dan 5% dari energi baru, termasuk energi nuklir.Peningkatan kapasitas listrik ini juga didorong oleh kenaikan permintaan listrik, seiring dengan pertumbuhan sektor industri, rumah tangga, dan kendaraan listrik. Pemerintah bersama PT PLN (Persero) tengah menyusun revisi RUPTL untuk memperhitungkan tren tersebut dalam 10 tahun mendatang.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours