PRABOWO MINTA PIMPINAN BEA CUKAI DIGANTI JIKA GAGAL TUTUP KEBOCORAN

Jakarta-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pergantian pimpinan Bea Cukai yang dinilai tidak mampu menutup kebocoran penerimaan negara. Purbaya menegaskan akan mengecek dan mempelajari pelaksanaannya lebih lanjut sebelum mengambil langkah.

Sebelumnya, Prabowo menyoroti masih belum optimalnya pendapatan negara meski Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah seperti batu bara dan kelapa sawit. Presiden juga menyinggung praktik under invoicing atau pelaporan nilai transaksi di bawah harga sebenarnya yang menyebabkan importir dan eksportir tidak membayar bea masuk serta pajak sesuai ketentuan.

Berdasarkan data yang disampaikan Presiden, praktik tersebut diduga membuat negara kehilangan hingga Rp15.400 triliun selama periode 1991 hingga 2024. Karena itu, Prabowo meminta seluruh kementerian dan lembaga melakukan pembenahan birokrasi, termasuk memerintahkan Menteri Keuangan mengganti pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours