Iran – Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran kini meluas dengan menyasar infrastruktur energi dan air. Serangan dilaporkan menghantam depot penyimpanan minyak serta fasilitas kilang di Teheran sehingga memicu kebakaran besar yang terlihat membubung di ibu kota Iran. Militer Israel mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menyebut fasilitas minyak yang disasar terafiliasi dengan angkatan bersenjata Iran.
Media pemerintah Iran melaporkan serangan itu sebagai yang pertama menargetkan infrastruktur minyak Republik Islam tersebut. Beberapa depot minyak di wilayah Teheran dan Alborz dilaporkan terkena serangan, termasuk depot di selatan Teheran yang berada dekat dengan kilang minyak utama. Meskipun terdapat kerusakan di sejumlah lokasi dan kobaran api sempat membesar, kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan. Serangan terhadap fasilitas energi itu juga dilaporkan menewaskan empat orang, termasuk dua pengemudi truk tangki minyak.
“Kami melaporkan bahwa sebuah depot minyak di selatan Teheran menjadi sasaran Amerika Serikat dan rezim Zionis,” tulis kantor berita resmi Iran, IRNA.
Selain fasilitas energi, serangan juga menyasar pabrik desalinasi di Pulau Qeshm yang digunakan untuk mengubah air laut menjadi air minum. Akibat serangan tersebut, pasokan air di sekitar 30 desa dilaporkan terganggu. Iran kemudian membalas dengan menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, sementara otoritas Bahrain melaporkan sirene serangan udara berbunyi dan sejumlah kerusakan terjadi pada fasilitas desalinasi serta bangunan di wilayah Muharraq setelah puing-puing rudal jatuh.

+ There are no comments
Add yours