TRUMP ANCAM TARIF LEBIH TINGGI USAI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG AS

Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif yang lebih tinggi terhadap negara-negara yang dinilai “bermain-main” dengan kesepakatan dagang terbaru, setelah Mahkamah Agung pekan lalu memblokir banyak tarif global luas yang sebelumnya diberlakukan. Peringatan itu disampaikan menyusul evaluasi sejumlah negara atas tarif dan kesepakatan dagang yang masih berlaku pasca putusan tersebut.

Sejumlah negara disebut tengah meninjau ulang komitmen perdagangan mereka. Uni Eropa pada Senin menyatakan akan menangguhkan ratifikasi kesepakatan yang dicapai pada musim panas lalu, sementara India juga menunda pembicaraan untuk memfinalisasi kesepakatan terbaru. Trump pun memperingatkan agar putusan pengadilan tidak dijadikan alasan untuk mundur dari komitmen yang telah dibuat sebagai respons terhadap tarif tahun lalu.

“Negara mana pun yang ingin ‘bermain-main’ dengan keputusan Mahkamah Agung yang konyol ini-terutama mereka yang telah ‘memanfaatkan’ AS selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun-akan menghadapi tarif yang jauh lebih tinggi, dan lebih buruk, daripada yang baru saja mereka setujui,” tulisnya di Truth Social.

Kabar baiknya dana asing mulai masuk deras ke pasar saham Tanah Air. Asing mencatat net inflow selama empat hari beruntun dengan nilai Rp 3,2 triliun. Kondisi ini menunjukkan adanya kepercayaan yang meningkat terhadap bursa Indonesia.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours