Jakarta – Pemerintah memastikan perundingan tarif dagang resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat telah rampung dan kini tinggal menunggu jadwal penandatanganan oleh masing-masing kepala negara. Kepastian ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di kawasan Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
“Semua perundingan sudah selesai, legal drafting 90%, kita tinggal menunggu jadwal tanda tangan, karena yang menanda tangan pemimpin negara,” kata Airlangga saat ditemui di kawasan Shangri-La Hotel, Jakarta, sebagaimana dikutip kembali, Rabu (18/2/2026).
Kesepakatan tersebut rencananya akan diteken oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Amerika Serikat. Pemerintah menyebut, setelah penandatanganan dilakukan, hasil perjanjian dagang itu juga akan dilaporkan kepada masing-masing lembaga legislatif di kedua negara sesuai mekanisme yang berlaku.

+ There are no comments
Add yours