Surabaya – Rupiah melemah 25 poin atau 0,15% ke Rp16.811 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (12/2/2026). Analis Bank Woori Rully Nova melihat peluang rupiah menguat terbatas seiring melemahnya data ekonomi AS. Analis Bank Woori Rully Nova melihat peluang rupiah menguat terbatas seiring melemahnya data ekonomi AS.
Data ekonomi AS lemah, penjualan ritel Desember 2025 stagnan, dan pertumbuhan pekerjaan non-farm payrolls Januari 2026 lebih tinggi dari proyeksi. Pelaku pasar tunggu data inflasi AS dan fundamental ekonomi Indonesia.
Rupiah diperkirakan menguat terbatas di Rp16.750-Rp16.800, dipengaruhi data ekonomi AS lemah, yang berikan signal The Fed untuk pelonggaran moneter.

+ There are no comments
Add yours