Jakarta- Otoritas Keuangan Singapura (MAS) meluncurkan program stimulus pasar modal senilai S$5 miliar untuk meningkatkan likuiditas dan menghidupkan kembali bursa saham Singapura. Dana sebesar S$1,1 miliar telah disalurkan kepada tiga manajer investasi institusional, yaitu JPMorgan Asset Management, Avanda Investment Management, dan Fullerton Fund Management.
Program ini bertujuan mengatasi ketimpangan kinerja antar sektor di pasar saham Singapura, di mana saham berkapitalisasi besar seperti sektor perbankan mendominasi reli, sementara saham berkapitalisasi kecil dan menengah tertinggal. Avanda Investment Management menargetkan alokasi 50% portofolio pada perusahaan berkapitalisasi kecil hingga menengah, sementara Fullerton Fund Management menargetkan alokasi 30% asetnya ke saham small-mid caps
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat momentum pemulihan pasar saham Singapura dan meningkatkan daya saing global. Namun, bebe rapa analis masih skeptis tentang efektivitas program ini dalam jangka panjang.

+ There are no comments
Add yours