Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia menurun pada November 2025 menjadi US$ 423,8 miliar dari US$ 424,9 miliar pada Oktober 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh merosotnya ULN pemerintah dan swasta. ULN pemerintah turun menjadi US$ 209,8 miliar dari US$ 210,5 miliar pada bulan sebelumnya, sementara ULN swasta juga turun menjadi US$ 214 miliar dari US$ 214,2 miliar.
Penurunan ULN pemerintah dipengaruhi oleh pergerakan kepemilikan surat berharga negara seiring dengan ketidakpastian pasar keuangan global. Sementara itu, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,3% (yoy) karena penurunan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan.
Dengan besaran saat ini, rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) turun menjadi 29,3% pada November 2025 dari 29,4% pada Oktober 2025. BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

+ There are no comments
Add yours