Jakarta – Harga batu bara terus meningkat dalam tiga hari terakhir, dengan harga penutupan pada Rabu (14/1/2026) mencapai US$ 110 per ton, melonjak 1,24%. Ini merupakan harga tertinggi sejak 2 Desember 2025. Penguatan ini didukung oleh kabar baik dari China, di mana impor batu bara pada Desember 2025 mencapai rekor bulanan tertinggi sepanjang sejarah.
Impor batu bara China melonjak ke level 58,59 juta ton metrik pada Desember, didorong oleh penimbunan stok musim dingin dan kenaikan harga batu bara domestik. Namun, total impor sepanjang tahun 2025 tetap turun 10% dibandingkan rekor tahun 2024.
Harga batu bara domestik China juga naik, mendorong pembeli beralih ke batu bara impor yang lebih murah. Aktivitas perdagangan batu bara kokas online dan transaksi spot juga meningkat, mendukung penguatan harga komoditas ini.

+ There are no comments
Add yours