Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 15 Desember 2025 pagi dibuka menguat 44,73 poin atau 0,52 persen ke posisi 8.705,23, namun analis memproyeksikan pergerakannya akan terbatas sepanjang pekan ini. Pergerakan indeks diperkirakan cenderung berkisar pada area konsolidatif antara 8.550 hingga 8.700.
Analis dari Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, mengatakan bahwa pelaku pasar cenderung mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia serta data pertumbuhan kredit perbankan yang akan dirilis pada 17 Desember 2025. Selain itu, sejumlah aksi korporasi emiten diperkirakan masih menjadi pendorong pergerakan IHSG, sementara tekanan dari pasar global turut memengaruhi sentimen investor.
Dari eksternal, pelemahan indeks di Wall Street pada perdagangan akhir pekan sebelumnya serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan harga emas turut menjadi katalis bagi konsolidasi pasar. Investor global diperkirakan juga akan fokus pada serangkaian data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk data nonfarm payrolls dan rilis lainnya pekan ini.

+ There are no comments
Add yours