Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah pada perdagangan Rabu (10/12/2025). Pada sesi pembukaan, rupiah turun 16 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp16.692 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.676 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang terus mencermati arah kebijakan pemerintah terkait sektor ekspor.Analis mata uang Josua Pardede menjelaskan bahwa pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh respons pelaku pasar terhadap perubahan kebijakan Dana Hasil Ekspor (DHE).

Menurutnya, revisi kebijakan tersebut menjadi perhatian utama investor karena dinilai akan berdampak pada aliran valuta asing ke dalam negeri. Kondisi global yang masih fluktuatif turut membuat investor lebih berhati-hati dalam mengambil posisi.

“Investor sedang menilai revisi kebijakan Dana Hasil Ekspor (DHE), yang dianggap dapat semakin memperkuat fundamental mata uang ke depannya,” jelas Josua mengutip laporan Antara.

Ia menambahkan bahwa jika kebijakan itu dijalankan secara efektif, tekanan terhadap rupiah berpotensi mereda dalam beberapa waktu mendatang.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours