Jakarta – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel mengaku terkesan dengan atmosfer luar biasa yang ia rasakan saat berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Menurutnya, suasana yang tercipta di stadion kebanggaan Indonesia itu tidak kalah megah dengan atmosfer markas klub-klub besar Eropa seperti Besiktas dan Feyenoord, tempat ia pernah menimba pengalaman sebagai pelatih.
Kerumunan suporter yang memenuhi tribun serta intensitas pertandingan membuat Van Gastel tak menyangka bahwa laga di Indonesia bisa begitu hidup.Van Gastel yang memiliki rekam jejak panjang di dunia kepelatihan Eropa, pernah dipercaya menjadi asisten pelatih di Besiktas dan Feyenoord. Selama bertahun-tahun, ia bekerja bersama tokoh penting sepak bola Belanda, Giovanni Van Bronckhorst.
Dengan pengalaman melatih di lingkungan sepak bola profesional Eropa, Van Gastel merasa kagum melihat bagaimana para pendukung di Indonesia menunjukkan loyalitas dan energi yang tak kalah tinggi.Musim ini menjadi debut Van Gastel menangani PSIM Yogyakarta, sekaligus kali pertama ia merasakan atmosfer stadion di Indonesia. Laga tandang ke SUGBK saat menghadapi Persija Jakarta pada Jumat (28/11) menjadi momen spesial baginya. Ia menyebut pengalaman itu membuka mata bahwa sepak bola Indonesia memiliki daya tarik besar, bukan hanya dari kualitas permainan, tetapi juga dari fanatisme suporter yang mampu menciptakan suasana pertandingan yang penuh gairah.

+ There are no comments
Add yours