Jakarta – Nilai tukar Rupiah menunjukkan penguatan terhadap Dolar AS pada perdagangan hari Selasa di Jakarta. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed). Analis mata uang, Lukman Leong, menyebutkan bahwa sentimen risk-on dan komentar dari Gubernur The Fed Christopher Waller yang mendukung pemangkasan suku bunga menjadi faktor utama penguatan Rupiah.

Namun, di sisi lain, masih terdapat perbedaan pendapat di antara para pejabat The Fed mengenai urgensi pemangkasan suku bunga. Sebagian pejabat tetap ragu, meskipun FOMC sebelumnya telah memangkas suku bunga acuan. Ketidakpastian ini menambah dinamika dalam pergerakan nilai tukar Rupiah.

Selain faktor suku bunga, sentimen positif terhadap Rupiah juga didukung oleh kembalinya euforia terhadap kecerdasan buatan (AI). Banyak perusahaan teknologi mengalami lonjakan valuasi, yang turut memberikan dorongan bagi sentimen pasar secara keseluruhan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours