Situbondo – Kementerian Agama (Kemenag) memberikan bantuan dana sebesar Rp200 juta untuk membantu renovasi atap asrama putri yang ambrol di Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, Situbondo. Bantuan ini disalurkan sebagai respons atas kejadian tragis pada Rabu, 29 Oktober 2025, dini hari, ketika atap asrama ambrol akibat hujan deras disertai angin kencang. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini. Peristiwa tersebut menyebabkan satu santri putri meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Saat kejadian, ada 19 santri putri di dalam ruang asrama yang ambruk. Mereka segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh pengurus pondok pesantren. Sebanyak 11 santri putri mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di Puskemas Besuki, RSUD Besuki, dan RSIA Jatimed. Amien Suyitno berharap kejadian serupa tidak terulang dan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan untuk proses afirmasi.
Kemenag juga mendoakan agar santri yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta para santri yang luka segera diberikan kesembuhan.Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pesantren dan mempercepat proses renovasi asrama agar para santri dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

+ There are no comments
Add yours