MENCAIRNYA KETEGANGAN AS-CHINA PACU KENAIKAN HARGA MINYAK

Jakarta- Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Senin (27/10/2025), didorong oleh membaiknya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China. Kedua negara dilaporkan telah menyepakati kerangka awal perjanjian dagang yang meredakan ketegangan perang tarif. Kondisi ini mendorong optimisme pasar dengan kenaikan harga minyak mentah Brent ke US$66,08 per barel dan WTI ke US$61,62 per barel.

Kesepakatan yang dihasilkan dari perundingan di Kuala Lumpur ini disebut sebagai “kerangka kerja substansial” yang akan menjadi dasar pembicaraan lebih lanjut antara kedua pemimpin negara. Kerangka ini mencakup penundaan penerapan tarif baru hingga 100% atas produk China dan penghentian rencana pembatasan ekspor logam tanah jarang. Sinyal damai ini berhasil meredam kekhawatiran pasar tentang kelebihan pasokan minyak global.

Faktor lain yang mempengaruhi pasar adalah kebijakan OPEC+ yang akan dievaluasi awal November mendatang, di mana keputusan negara-negara produsen seperti Arab Saudi dan Rusia untuk menahan produksi akan membantu mempertahankan harga minyak. Dengan dinamika geopolitik yang masih berlangsung, harga minyak diperkirakan akan tetap volatil dalam waktu dekat sementara investor menunggu kepastian lebih lanjut dari perkembangan diplomasi AS-China

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours