Jakarta – Nilai tukar rupiah pada Kamis, 23 Oktober 2025, melemah 35 poin jadi Rp16.620 per dolar AS. Keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di 4,75 persen membuat pelemahan rupiah tertahan dan volatilitas relatif kecil. Investor memilih bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi AS yang akan berdampak pada pasar global.

BI tetap menjaga suku bunga deposit facility di level 3,75 persen dan lending facility di 5,5 persen. Di tengah perlambatan transmisi suku bunga di perbankan, BI memperkuat operasi moneter dan makroprudensial demi percepatan penyaluran kredit dan pembiayaan ke sektor prioritas. Ada insentif likuiditas hingga 5,5 persen dari dana pihak ketiga untuk mendorong sektor pertanian, industri, jasa, konstruksi, UMKM, dan pembiayaan hijau.

Kebijakan BI dan aktifnya intervensi valas serta pasokan eksportir dianggap menahan pelemahan rupiah dan membuka peluang penguatan tipis, meski faktor risiko eksternal masih menguji pasar. Stabilitas nilai tukar tetap jadi prioritas BI di tengah tantangan global.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours