Jakarta – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) akan melepas saham anak usahanya yang mengelola Proyek Emas Pani lewat IPO di Bursa Efek Indonesia pada September 2025. Proyek ini diperkirakan jadi IPO terbesar tahun ini, mengelola tambang emas di Sulawesi Tengah dengan cadangan lebih dari 7 juta ounces dan potensi produksi hingga 500.000 ounces emas per tahun.

Proyek Emas Pani dikembangkan bertahap dengan metode pengolahan heap leach dan carbon-in-leach (CIL), didukung fasilitas seperti penyimpanan bahan bakar dan pelabuhan. Produksi komersial ditargetkan mulai awal 2026, sementara PLN siap menyuplai listrik sejak 2025, memastikan kelancaran operasi tambang terbuka ini.

Edwin Soeryadjaya, Presiden Komisaris MDKA, adalah tokoh kunci di balik proyek dan struktur pemegang saham, bersama Sandiaga Uno dan beberapa investor besar lainnya. Masyarakat publik memegang hampir 50% saham MDKA, menegaskan posisi perusahaan yang terbuka dan terdiversifikasi.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours