Jakarta – Investor legendaris Warren Buffett, kembali menjadi perhatian setelah Berkshire Hathaway mengurangi kepemilikan sahamnya di Bank of America secara signifikan. Sejak Juli 2024 hingga kuartal II-2025, Berkshire telah menjual sekitar 427 juta saham Bank of America, atau sekitar 41% dari kepemilikan awalnya. Langkah ini dilakukan seiring dengan pemangkasan kepemilikan di saham Apple dan beberapa saham lainnya.

Keputusan Buffett untuk mengurangi investasinya di Bank of America didorong oleh dua faktor utama. Pertama, adanya prediksi bahwa tarif pajak korporasi di Amerika Serikat berpotensi naik. Dengan menjual saham lebih cepat, Berkshire dapat membayar pajak dengan tarif yang lebih rendah. Kedua, valuasi saham Bank of America dianggap kurang menarik, dengan rasio price to book value sekitar 1,29 kali pada awal Agustus 2025.

Akibat dari penjualan saham ini, kas Berkshire Hathaway membengkak hingga mencapai rekor US$344 miliar atau sekitar Rp5.586 triliun. Dengan kondisi pasar yang dinilai kurang menarik dan ketidakpastian arah pajak, Buffett tampaknya memilih untuk menyimpan dana tunai besar sambil menunggu peluang investasi yang lebih menguntungkan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours