Israel – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan dimulainya negosiasi dengan Hamas untuk segera membebaskan para sandera yang masih ditahan di Gaza. Instruksi ini disampaikan sehari setelah kementerian pertahanan menyetujui rencana pengerahan sekitar 60.000 pasukan cadangan guna menguasai benteng terakhir Hamas di Kota Gaza. Netanyahu menegaskan bahwa mengalahkan Hamas dan membebaskan sandera harus berjalan beriringan.Negosiasi ini merupakan kelanjutan dari beberapa pertemuan tidak langsung selama hampir dua tahun konflik yang sebelumnya menghasilkan gencatan senjata sementara dan pembebasan sandera dengan imbalan tahanan Palestina. Hamas telah menyatakan kesediaannya terhadap proposal gencatan senjata terbaru, sementara mediator masih menunggu tanggapan resmi dari Israel. Netanyahu juga menghargai komitmen para prajurit cadangan dan pasukan reguler dalam misi ini.Jumlah sandera saat ini mencapai 251 orang sejak serangan Hamas Oktober 2023, dimana 49 orang masih berada di Gaza dan 27 di antaranya dilaporkan telah meninggal menurut militer Israel. Netanyahu berharap negosiasi dan upaya militer dapat mengakhiri konflik dengan kondisi yang dapat diterima Israel, sekaligus menyelamatkan sandera yang masih hidup.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours