Jakarta – Pelaku usaha kecil industri mainan di AS menyuarakan kekhawatiran serius terhadap rencana tarif impor masif yang diusung Donald Trump. Mereka memperingatkan kebijakan ini justru berpotensi bumerang, langsung memukul konsumen dalam negeri lewat kenaikan harga mainan yang tak terhindarkan dan penurunan penjualan. Ketergantungan industri pada produk impor, terutama dari China yang mendominasi pasar, membuat rencana tarif tambahan ini dianggap sebagai ancaman eksistensial bagi banyak bisnis mainan.Argumentasi Trump bahwa tarif akan mendorong produksi dalam negeri juga ditolak mentah-mentah. Pengusaha menegaskan pasar tenaga kerja manufaktur AS saat ini kekurangan ratusan ribu pekerja terampil, sehingga mustahil memindahkan produksi secara instan. Mereka menekankan bahwa kekuatan AS terletak pada desain dan inovasi, bukan manufaktur massal produk seperti mainan, yang jelas berbeda dengan sektor strategis seperti otomotif atau pertambangan. “Barbie bukan ancaman keamanan nasional,” tegas salah satu CEO.Ketidakpastian akibat kebijakan tarif yang fluktuatif telah menciptakan kekacauan dalam perencanaan bisnis dan investasi. Pengusaha khawatir tarif tinggi yang mungkin diterapkan akan memusnahkan margin keuntungan dan memaksa banyak pemain keluar pasar. Dampaknya sudah mulai terasa, seperti pengurangan skala partisipasi dalam event besar. Mereka memprediksi konsumen akan segera merasakan efeknya berupa harga yang melambung, yang pada akhirnya akan menghantam bisnis mainan lokal secara signifikan.
You May Also Like
KOMISI XII DPR DUKUNG MITIGASI PASOKAN MIGAS RI
March 4, 2026
KINERJA EKSPOR JAWA TIMUR AWAL 2026 NAIK 4,73 PERSEN
March 3, 2026

+ There are no comments
Add yours