JAKARTA, 10 Juli 2025 – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa rencana pembangunan jalur kereta cepat atau semi cepat Jakarta-Surabaya masih berada pada tahap kajian awal. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa saat ini sedang dilakukan pembahasan dan penjajakan dengan beberapa calon investor. Namun, belum ada keputusan final terkait skema pendanaan, teknologi yang akan digunakan, dan detail teknis lainnya. Opsi yang dipertimbangkan meliputi perpanjangan jalur kereta cepat yang sudah ada (Jakarta-Bandung) hingga Surabaya, atau pembangunan jalur baru sepenuhnya. Pemerintah saat ini memprioritaskan pencarian pendanaan dari pihak swasta, dengan tujuan meminimalisir penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Informasi mengenai teknologi yang akan diadopsi, baik teknologi dari China maupun Shinkansen Jepang, masih belum diputuskan. Kemenhub juga belum merilis informasi detail mengenai calon investor yang terlibat dan besaran investasi yang diharapkan. Kajian mendalam masih diperlukan untuk menentukan kelayakan dan rencana pelaksanaan proyek secara komprehensif. Informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah proses kajian selesai.
+ There are no comments
Add yours