Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan penjualan eceran pada Juni 2025 sebesar 2% (yoy), mencapai indeks penjualan riil (IPR) 233,7. Peningkatan ini terutama didorong oleh penjualan bahan bakar kendaraan bermotor, suku cadang dan aksesori (12,5% yoy), serta sandang (3,7% yoy). Secara bulanan (mtm), penjualan eceran juga diproyeksikan tumbuh 0,5%, didorong oleh peningkatan penjualan di berbagai kelompok barang, termasuk peralatan informasi dan komunikasi, dan barang budaya serta rekreasi. Data Mei 2025 menunjukkan IPR sebesar 232,4, tumbuh 1,9% (yoy) dan mengalami kontraksi 1,3% (mtm). Kontraksi ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya (5,1% mtm), yang dikaitkan dengan peningkatan permintaan selama periode libur cuti bersama. BI juga menyampaikan proyeksi inflasi. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) diproyeksikan menurun pada Agustus 2025 (139,6) dan meningkat pada November 2025 (151,3). Data ini menunjukkan tren positif pada penjualan ritel, meskipun dengan potensi peningkatan inflasi di masa mendatang.
You May Also Like
KOMISI XII DPR DUKUNG MITIGASI PASOKAN MIGAS RI
March 4, 2026
KINERJA EKSPOR JAWA TIMUR AWAL 2026 NAIK 4,73 PERSEN
March 3, 2026

+ There are no comments
Add yours