Jakarta – Pemerintah Indonesia kembali mengajukan proposal kedua kepada Amerika Serikat dalam upaya memperlancar negosiasi perdagangan yang dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 9 Juli 2025. Langkah ini diambil setelah sebelumnya terdapat ketidakpastian dalam kesepakatan yang diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak.Dengan pengiriman proposal kedua ini, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat hubungan perdagangan dengan AS. Semua mata kini tertuju pada hasil negosiasi yang akan menentukan arah kebijakan perdagangan kedua negara ke depan. Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memperkuat posisinya dalam negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat melalui pengiriman proposal kedua. Langkah ini diambil menjelang batas waktu yang semakin dekat, yaitu pada 8 hingga 9 Juli 2025, di mana kedua negara diharapkan dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menekankan pentingnya kesepakatan ini untuk menghindari tarif resiprokal yang dapat berdampak negatif pada perekonomian Indonesia.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours