Jakarta, 1 Juli 2025 – Beberapa pabrik di Asia menghadapi tekanan besar setelah Amerika Serikat memberlakukan tarif impor baru terhadap berbagai produk dari kawasan tersebut.
Amerika Serikat menaikkan tarif impor hingga 25% terhadap produk dari Asia seperti elektronik, dan tekstil.

Pabrik-pabrik besar di negara seperti Tiongkok, Vietnam, dan India menjadi pihak paling terdampak. Perusahaan raksasa seperti Foxconn dan Haier bahkan mulai memindahkan sebagian lini produksi ke negara lain. Tarif baru mulai diberlakukan secara bertahap sejak akhir Juni 2025, dan akan diterapkan penuh pada Agustus 2025. Selain di negara produsen seperti Tiongkok, dampak juga terasa di pasar ekspor utama seperti Amerika Serikat dan negara tujuan relokasi seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

Selain di negara produsen seperti Tiongkok, dampak juga terasa di pasar ekspor utama seperti Amerika Serikat dan negara tujuan relokasi seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Kenaikan tarif menyebabkan penurunan pesanan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours